Logo Arema FC (istimewa)

Logo Arema FC (istimewa)



Apa yang menjadi kekhawatiran Milomir Seslija saat timnya akan menghadapi Persela Lamongan Jum'at (20/9/2019) benar-benar terjadi, yakni serangan balik yang mematikan dari tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu.

Arema FC harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Persela Lamongan dengan skor 2-0 berkat gol dari Sugeng Efendi dan Rafinha.

Hal tersebut sebelumnya sudah diprediksi oleh Milomir Seslija karena Persela Lamongan memiliki keunggulan serangan balik yang cukup mematikan.

Akan tetapi, Milo tak ingin lebih jauh mengomentari permainan dari tim lawan. Ia justru melihat pemainnya juga melakukan kesalahan sendiri sehingga membuat lawan bisa melakukan serangan balik yang berbuah menjadi gol.

"Saya sudah bilang, Persela bahaya saat lakukan serangan balik, dalam posisi satu lawan satu. Mereka melakukan serangan balik yang bagus saat pemain kami kehilangan posisi dan gol tercipta," ujar Milomir Seslija.

Pelatih Arema FC asal Bosnia ini mengaku sebenarnya timnya sudah bermain cukup bagus saat away ke Lamongan, namun kesalahan dasar membuat lawan bisa memanfaatkan dengan baik untuk menjadi gol.

"Sebenarnya kami sudah tampil fight, tapi kami kehilangan banyak energi. Ini yang membuat kami melakukan kesalahan telak, sehingga Persela mampu mencetak gol," kesal nya.


End of content

No more pages to load