Suasana Nobar di area Terminal Kopi Malang , Coffee Times (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Suasana Nobar di area Terminal Kopi Malang , Coffee Times (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Tak hanya menyediakan sentra kuliner dan kopi, di area Terminal Kopi Malang (TKM), Pasar Terpadu Dinoyo lantai 2 juga menyuguhkan fasilitas anyar.

Kali ini, bagi kalian yang ingin nonton bareng (Nobar) acara apapun bisa banget lho langsung menuju lokasi tersebut.

Seperti halnya, malam ini (Jum'at, 20/9) dengan memakai LCD Proyektor dan layar besar suasana di area Terminal Kopi Malang semakin seru. Lantaran, digelar Nobar pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persela.

Pengunjung yang tengah menikmati menu-menu di Coffee Times tampak juga menghadap ke area layar, sembari menikmati kopi atau minuman lainnya sambil menonton bola.

Penanggung Jawab Event Terminal Kopi Malang (TKM) sekaligus Pengembangan Bisnis Koperasi Citra Polinema (Cipol), Jaka Sugiarta mengatakan keberadaan Nobar kali ini sebagai salah satu cara memberikan fasilitas lebih kepada pengunjung. Terlebih, warung kopi (warkop) masa kini dirasa sudah mulai jarang tampak menyuguhkan kegiatan.

"Konsep di sini kan Warkop, Nobar sepak bola ini misalnya, abis teriak-teriak mendukung tim favoritnya bisa sambil minum dan makan. Sekaligus hal ini untuk menghidupkan suasana agar lebih meriah," ujar dia.

Ke depan, kata dia konsep Nobar akan menjadi hal yang terus diberikan bagi pengunjung. Tak hanya sepak bola saja, mau menonton balap motor MotoGP, Formula1, nonton film, dan yang lainnya akan diupayakan untuk difasilitasi dengan baik. "Ini memang baru kita awali, tapi ke depan siapapun yang mau menggelar acara nobar siap kami fasilitasi. Silahkan, mau MotoGP, Formula 1, atau nobar film dan yang lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, koordinator Bidang Usaha Terminal Kopi Malang (TKM) A. Yahya menyatakan terus berupaya menggairahkan pusat kopi dan kuliner di Pasar Terpadu Dinoyo. Khususnya di lantai dua. Karena selama ini kawasan tersebut sudah lama tertidur.  "Karena bukan hal yang mudah, makanya banyak upaya yang kami lakukan," kata Yayak panggilan A. Yahya. 

Yayak yang juga pengelola Coffee Times (CT) ini menyebutkan tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah komunitas maupun lembaga. Diantaranya organisasi kepemudaan, pergerakan, hobi, profesi, hingga klub bola. Harapannya sentra kpi, kuliner, makanan dan minuman disini makin dikenal luas dan bisa menggelar kegiatan di CT maupun TKM. "Mudah-mudahan nanti semakin bergairah," kata dia. 


End of content

No more pages to load