Khofifah Sarankan Fadli Zon Minta Maaf kepada Mbah Moen

Khofifah Indar Parawansa (Yogi Iqbal/MalangTIMES).
Khofifah Indar Parawansa (Yogi Iqbal/MalangTIMES).

MADIUNTIMES, MALANG – Puisi kontroversial yang dibuat politikus Fadli Zon dengan judul 'Doa yang Tertukar' masih banyak diperbincangkan publik. Kali ini,  Khofifah Indar Parawansa pun menyarankan agar wakil ketua  DPR RI itu untuk segera meminta maaf kepada sesepuh NU dan PPP KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen.

Saat bertandang ke Kota Malang, gubernur Jawa Timur terpilih itu menyampaikan Fadli Zon sudah semestinya meminta maaf kepada pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Serang, Rembang, tersebut.  Pasalnya, Mbah Moen merupakan seorang ulama dengan jumlah dan jaringan yang tersebar di dalam maupun di dalam negeri.

"Saya yakin Mbah Moen sendiri sudah memaafkan. Tapi santrinya pasti masih nggak lelo (ndak rela) Pak Kiai-nya digitukan," katanya kepada wartawan.

Mantan menteri sosial ini menyampaikan, sebagai seorang manusia, tentu Mbah Moen pernah khilaf. Sebab, manusia memang tempatnya salah. Hanya malaikat yang tidak pernah khilaf. 

Karena itu, Khofifah kembali menekankan agar Fadli Zon secepatnya meminta maaf. "Nggak usah pakai press conference. Saya rasa Bang Fadli semestinya langsung sowan ke Mbah Moen. Itu lebih baik," ucapnya.

Khofifah juga berpendapat jika Indonesia saat ini memiliki begitu banyak politisi, namun hanya sedikit negarawan. Itu berkaca dari sederet kasus yang ada, termasuk dengan puisi yang dilontarkan Fadli Zon.

"Namanya negarawan pasti akan mementingkan bangsa dan negaranya untuk kemaslahatan bangsa. Jika masih mereduksi dengan kepentingan partai politiknya, maka itu bukan negarawan tapi masih politisi," kata perempuan berhijab itu. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]madiuntimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]madiuntimes.com | marketing[at]madiuntimes.com
Top