Indonesia Punya Tujuh Misteri yang Menggemparkan Dunia, Sampai Saat Ini Belum Terpecahkan

foto istimewa
foto istimewa

MADIUNTIMES, MALANG – Indonesia  negara yang kaya akan sejarah dan budaya. Sebagian tercatat rapi dalam catatan sejarah dan sebagian lagi hanya menyisakan reruntuhan cerita hingga menjadikannya misteri yang diburu kebenarannya oleh dunia.

Berikut MalangTIMES akan mengupas beberapa misteri di Indonesia yang ada selama. Beberapa hal masih belum terkuak kebenarannya. Penasaran?

1. Manusia Hobbit


 

Selain orang pendek, ditemukan fosil Hobbit pada 2003  silam di liang buah, Flores. Penemuan ilmuwan asal Prancis ini kemudian diteliti lebih lanjut oleh arkeolog. Tinggi Hobbit diperkirakan hanya 1,1 meter.

Beberapa ilmuwan menilai bahwa Hobbit merupakan Homoerectus yang mengalami isolasi dan evolusi hingga mengecil.

2. Balok Tjipetir

 

Benda persegi bertuliskan Tjipetir terdampar di pantai Inggris dan pantai Eropa bagian utara selama 100 tahun terakhir. Seorang wanita Inggris bernama Tracy William menemukan kotak berbahan kenyal yang sama itu di dua pantai berbeda. Kemudian ia melakukan riset untuk menelusuri asal-usul nya.

Ternyata, balok tersebut berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, saat Belanda masih menjajah Indonesia. Di sana ada sebuah perkebunan karet yang menghasilkan balok-balok persegi dengan merek Tjipetir.

Diduga balok tersebut ditumpahkan oleh kargo kapal Jepang Miyazaki Maru pada Perang Dunia I.

3. Darah Indonesia di Madagaskar

 

Selama ribuan tahun, penghuni Pulau Madagaskar adalah hewan. Tim peneliti genetika yang dipimpin Murray Cooks menemukan bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah 30 perempuan dan 28 orang di antaranya adalah penduduk Indonesia.

Para perempuan Indonesia itu datang di Madagaskar pada tahun 1200. Diduga kapal mereka saat itu tenggelam.

4. Kapal Hantu Ourang Medan


 

Pada 1947 dua kapal dagang Amerika Serikat yang sedang berada di perairan Malaka menerima pesan darurat dalam kode morse dari kapal dagang Belanda SS Ourang Medan.

Pesan tersebut berbunyi: "semua awak kapal termasuk kapten terbaring sekarat di ruang peta dan anjungan, mungkin semuanya sudah meninggal dunia, aku akan mati," lalu suara terputus.

Kedua kapal dagang Amerika Serikat itu kemudian mencoba untuk mendatangi kapal Ourang Medan. Tapi kapal itu sudah terapung-apung di lautan dengan jasad para awak kapal di dek dengan mata terbelalak.

Ketika Kapal Ourang Medan ingin dibawa ke pinggir pantai, tiba-tiba ledakan terjadi dan kapal itu pun tenggelam.

5. Atlantis di Indonesia 


 

Benua yang diungkap dalam buku Plato itu memicu semangat orang dalam mencari sebuah peradaban yang hilang, yaitu Atlantis.

Plato menceritakan bahwa Atlantis tenggelam ke dasar laut dalam satu malam setelah gagal menyerang Yunani. Sejumlah orang menganggap ucapan Plato sebagai kiasan. Sebagian lain menelusuri lautan untuk menemukan Atlantis.

Penulis buku Atlantis The Lost Continent Finally Found mengatakan bahwa Atlantis terletak di bagian dunia dengan gunung api terbanyak. Hal itu merujuk kepada Indonesia.

6. Piramida Tertua di Dunia 


 

Pada 1914 sejarawan Belanda terpukau dengan situs yang ada di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Ia sempat menuliskan penemuannya itu dalam buku berjudul "Rapporten Oudheidkundigen Dienst".

Lama terlupakan, pada 2011 situs ini menjadi sorotan ketika tim staf khusus presiden bidang sosial dan bencana menduga bahwa situs ini merupakan piramida buatan manusia. Jika benar, situs Gunung Padang diperkirakan sebagai piramida terbesar dan tertua di dunia.

7. Suku Lingon 

 

Manusia bermata biru dari hutan rimba Halmahera. Mereka mendiami hutan belantara dan kadangkala keluar untuk mencari makan. Ciri-ciri fisiknya adalah tinggi besar putih dan memiliki mata yang biru.

Suku ini diperkirakan dari bangsa Eropa yang kapalnya karam di pesisir Halmahera. Namun dugaan ini masih misterius. Apalagi saat ini Suku Lingon telah punah. (*)

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]madiuntimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]madiuntimes.com | marketing[at]madiuntimes.com
Top