Mulai Dress Ikan, Kain Tenun, hingga Rok Pendek, Inilah Fashion Statement Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti mengenakan baju bergambar ikan-ikan.
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti mengenakan baju bergambar ikan-ikan.

MADIUNTIMES, MALANG – Akhir-akhir ini, gaya berpakaian Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti semakin menjadi sorotan. Wanita yang dikenal tangguh itu memang jarang terlihat stylist karena sehari-harinya banyak berkecimpung dengan laut. 

Karena itu,  yang ia kenakan tentu baju-baju yang sesuai dengan pekerjaannya. Apalagi,  tak jarang menteri nyentrik itu basah-basahan di laut. 

Namun, sebenarnya Susi memiliki gaya yang stylist dan nyentrik. Contohnya saat pembukaan Our Ocean Conference 2018 Senin lalu (29/10).
 

Susi memakai dress putih berbahan katun dengan motif ikan-ikan. Dalam dress-nya terdapat berbagai macam ikan yang sesuai dengan biodiversity perikanan Indonesia. Ada yang mirip ikan kerapu, ikan mai-mai, kakap merah, hingga ikan sunu. Gaya Susi ini pun menarik perhatian beberapa netizen.

 

 


 

Susi sendiri seakan tak pernah berhenti menebarkan pesan melalui fashion statement-nya. Beberapa waktu lalu (23/10), Susi sempat membuat heboh Jakarta Fashion Week 2019 lantaran melenggang di atas catwalk. Dengan percaya diri ia berjalan bak model dengan mengenakan rancangan desainer Anne Avantie. 

Saat itu, Susi tampil nyentrik dengan bustier hitam dan outer kain tenun berjumbai berwarna coklat hitam. Baju itu semakin lengkap dengan sepatu knee high boots hitam, turban, dan kacamata hitam.

Rupanya, Susi bersedia melakukan catwalk itu dengan bayaran 10 perahu. Perahu-perahu itu nanti akan diberikan kepada para nelayan korban bencana di Palu.

 

 

"Untuk 10 perahu nelayan di Palu, Sigi, dan Donggala, saya jalan di catwalk Jakarta Fashion Week 2019, mengenakan busana karya Ibu Anne Avantie. 'Badai Pasti Berlalu'," tulisnya di twitter.

Nah, siapa sangka kalau gaya nyentrik ini sudah melekat sejak Susi muda. Sosok Susi muda adalah sosok yang langsing. Bahkan, dirinya senang mengenakan rok pendek. Sayangnya, ia tidak bisa lagi mengenakan rok tersebut karena menteri tidak boleh memakai rok pendek. 

Nah, karena baju-bajunya sudah tidak muat, Susi menjualnya di charity sell dan memberikan hasilnya untuk korban di Palu.

"Baju kesayangan zaman dulu. Langsing-langsing kecil-kecil. Sekarang gembrot. Ini untuk charity sell. Ini rok cheerleader. Suka sekali. Kalau sekarang tidak boleh karena menteri tidak boleh pakai rok pendek," ungkapnya. (*)

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]madiuntimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]madiuntimes.com | marketing[at]madiuntimes.com
Top